WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Kontroversi Masjid Kota New York dan apa yang telah beberapa orang katakan adalah sebagai meningkatnya retorik anti-Muslim telah membuat para pemimpin antar keyakinan menyerukan untuk melakukan tindakan.
Mereka mengatakan bahwa penempatan waktunya terutama sangat penting dalam meningkatnya banyak kejadian yang nampaknya menujuk pada sebuah kenaikan dalam sentiment anti-Muslim di seluruh Negara tersebut. Bersamaan dengan kontroversi Masjid Ground Zero, terdapat beberapa serangan pada seorang sopir taksi di New York. Juga, truk-truk pembangunan untuk sebuah perencanaan tempat Islam di Tennesse dibakar oleh pihak yang menentang.
"Saya belum pernah merasakan seperti ini sebelumnya sejak setelah 9/11,"Nadia El-Khatib mengatakan.
El-Khatib adalah seorang warga Amerika dan seorang Muslim dan mengatakan bahwa agamanya telah membuatnya menjadi target akhir-akhir ini.
"Sebuah kelompok melewati saya dan melemparkan beberapa kata kasar dan melaju," El-Khatib mengatakan.
Sekarang ia baru saja bergabung dengan umat Muslim Amerika yang lain, untuk merilis sebuah iklan layanan masyarakat di sebuah website My Faith My Voice.
]]>View the Original article

