Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pakar Kesehatan Saudi Rayu Ulama Rombak Fatwa Mati Otak

AL-HASA (Berita SuaraMedia) – Seorang ahli kesehatan Arab Saudi, dikenal dalam komunitas ilmuwan karena rintisan penelitiannya dalam bidang kardiologi, telah mengajak para cendikiawan Islam Kerajaan tersebut untuk merevisi peraturan mereka tentang mengakhiri hidup dari seseorang yang "secara klinis telah mati" atau "kematian otak".

"Selama jantung pasien tersebut berdetak, tidak ada alasan bagi kami untuk melepaskan ventilator dari pasien tersebut," kata Dr. Abdullah A. Abdulgader, direktur dari Pusat jantung Pangeran Sultan di Al-Hasa.

Abdulgader mengatakan bahwa pandangannya tersebut berdasarkan pada penelitian yang dilaksanakan oleh para kardiologis yang menghadiri konferensi internasional tiga hari tentang ilmu-ilmu jantung terdepan di kota bersejarah Arab Saudi ini.

"Setiap orang yang menghadiri konferensi tersebut, termasuk professor Franz Halberg dari Universitas Minnesota dan Dr. Rollin McCraty dari Institut Jantung California, meyakini bahwa jantung adalah letak di mana jiwa berada. Selama jantung berfungsi, seseorang harus dianggap hidup. Semua para ahli ini memiliki pandangan yang sepakat bahwa jantung, bukan otak, adalah organ raja," ia mengatakan. "Dan mereka semua mendasarkan penilaian mereka pada penelitian yang sempurna."

]]>

View the Original article

 
Powered by Blogger